DOA INAYAH

Judul Buku DOA INAYAH
Nama pengarang Rustian Al'Ansori
Editor Nur'ani
Layouter Nana Maulana, S.T
Perancang sampul Septayani
Penerbit CV. Inspro Pustaka
Kategori Buku Novel
Genre Slice Of Life, Realistic Fiction
Nomor QRCBN 62-963-4979-006
Ukuran Kertas A5 (14,5 x 21 cm)
Jumlah Halaman 472 Halaman
Harga 115.000
Deadline PO 07 - 21 Agustus 2024
Sinopsis/ Blurb

Pembelaan diri Inayah hingga minta bantuan Ombudsman perwakilan provinsi. Lembaga yang mengawasi pelayanan publik ini juga tidak mampu membenarkan dirinya. Birokrasi terlalu kuat untuk menyalahkan seorang bawahan seperti Inayah.
Fitnah hingga petisi pegawai yang ingin mengusirnya dari perpustakaan Hijau. Sebagai pustakawan dia ingin dihabisi karirnya. Hanya karena kritik terhadap kebijakan atasan yang curang.

Inayah mencoba mengajukan pindah dari pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi. Tapi tidak semudah yang dibayangkan mengajukan proses pindah. Gubernur yang semula menyetujui. Tapi berbulan-bulan tidak ada kepastian. Akhirnya Gubernur sendiri yang membatalkan karena tersinggung ditagih janji menyetujui. Atasannya sama saja dengan Gubernur yang baperan.
Bertahan di tempat kerja diantara kebencian terbangun karena hasutan atasan. Tidak ada pilihan lain dengan terus berdoa. Selain dia mendapat suntikan semangat dari Fajriah teman pustakawan dan Umar pengelola TBM Rindu yang merupakan pensiunan pustakawan. Di TBM Rindu, Inayah dan Fajriah berbagi ilmu dengan pemustaka cilik melalui bercerita dan membaca nyaring.
Dulu ketika Umar masih sebagai pustakawan, mereka aktif menggelar berbagai kegiatan pelibatan masyarakat, termasuk siaran di radio Biru. Sekarang semua itu telah berakhir seiring tidak ada lagi pencekalan terhadap dirinya. Inayah mengungkapkan kerinduan kepada Umar agar bisa kembali siaran menyebarkan semangat literasi melalui radio Biru.

Cobaan tidak hanya di lingkungan kerja. Rumah tangganya terguncang ketika suami berselingkuh. Inayah tegas dengan masalah ini. Dia putuskan bercerai. Mantan suami menikah dengan perempuan di desa Sukaramai. Doa menbuat Inayah tegar. Doa terus dipanjatkan di Tanah Suci ketika melaksanakan ibadah Umroh. Jangan anggap enteng doa dari orang yang terzalimi. Perpustakaan Hijau menjadi lebih damai. Setelah beberapa pegawai yang menjadi pengganggu terjerat kasus hukum dan meninggal dunia. Termasuk atasannya Yanti kena jeratan hukum tindak pidana korupsi.
Cobaan tidak pernah berhenti. Ketika mantan suami minta rujuk setelah istrinya meninggal dunia. Gadis cantik yang ditinggalkan untuk selamanya oleh ibunya setelah persalinan menyentuh rasa keibuan Inayah. Tapi dia tetap dengan pendirian, tidak akan kembali kepada orang yang pernah mengkhianati. Inayah terus bergerak membangun literasi. Dia sudah kembali bersiaran di radio Biru.